Jasa Manage VPS
Jasa Manage VPS / Server
Layanan ini cocok untuk kamu yg ingin menggunakan VPS, tapi tidak ingin ribet mengurus teknis server setiap waktu.
Server akan dibantu kelola secara berkala, termasuk update, patch security server, pengecekan dasar, dan kebutuhan teknis server lainnya.
Cocok untuk:
- Kamu yg ingin pakai VPS tapi nggak mau ribet
- Punya banyak website di satu server
- Ingin server lebih terpantau
- Ingin dibantu urus update dan patch security server
- Ingin fokus jualan atau mengelola website, tanpa terlalu pusing soal server
Yang Termasuk:
- Setup awal server
- Free migrasi website
- Update server
- Patch security server
- Pengecekan dasar server
- Bantuan konfigurasi server
- Auto SSL
- Monitoring uptime server
- Bantuan teknis terkait server
Free Migrasi
Untuk layanan Managed Server, migrasi website termasuk gratis selama total data migrasi maksimal 10 GB. Jika data lebih dari 10 GB, maka akan dikenakan biaya tambahan:
| Ukuran Data Tambahan | Biaya |
|---|---|
| Per 10 GB | Rp50.000 |
Contoh:
- 10 GB = free migrasi
- 11 GB = dihitung 20 GB, tambahan Rp50.000
- 21 GB = dihitung 30 GB, tambahan Rp100.000
Pembayaran Bulanan, 3 Bulan, 6 Bulan & Tahunan
Untuk layanan Managed Server, terdapat setup fee di awal dan hanya dibayarkan sekali saja. Untuk pembayaran tahunan, kamu mendapatkan bonus:
Free Auto Backup
Khusus pembayaran tahunan, tersedia free auto backup maksimal 50 GB tanpa batasan jumlah website. Jika membutuhkan storage backup lebih dari 50 GB, akan ada biaya tambahan sesuai kebutuhan storage.
Uptime Server
Uptime server dapat dipantau melalui website atau channel Telegram. Target uptime server adalah 99.9% (sesuai kebijakan provider/vendor penyedia server). Namun, perlu dipahami bahwa tidak ada jaminan server akan selalu 100% uptime, kecuali menggunakan jenis server dengan kualitas dan harga yg lebih tinggi. Untuk kebutuhan yg benar-benar membutuhkan uptime sangat tinggi, bisa menggunakan server premium dengan biaya VPS yg tentu berbeda.
Catatan Penting
Jika berhenti berlangganan Managed Server, maka fitur seperti auto patch, auto SSL, auto backup, monitoring, dan maintenance server juga akan ikut nonaktif. Jika ingin berlangganan kembali di kemudian hari, maka proses akan dihitung dari awal lagi sesuai ketentuan layanan yg berlaku.